Kalender 2015 Indonesia lengkap dengan hari libur nasional

kalender indonesia 2015 lengkap dengan hari libur nasional
Dengan semakin dekatnya tahun 2015, kali ini saya akan berbagi desain Kalender Indonesia tahun 2015 lengkap dengan hari-hari libur Nasional yang berjumlah 19 (sembilan belas hari). Kalender 2015 ini dibuat menggunakan Adobe Illustrator cs5 dan gambar untuk photo dari situs wallpaperscraft.com

Berikut desain kelender 2015

kalender indonesia 2015 januari kalender indonesia 2015 februari kalender indonesia 2015 maret kalender indonesia 2015 april kalender indonesia 2015 mei kalender indonesia 2015 juni kalender indonesia 2015 juli kalender indonesia 2015 agustus kalender indonesia 2015 September kalender indonesia 2015 oktober kalender indonesia 2015 nopember kalender indonesia 2015 desember

Hari Libur Nasional tahun 2015

Pemerintah Indonesia telah menyepakati draf Surat Keputusan Bersama (SKB) Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2015 sebanyak 19 hari. Sebagian besar jatuh pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu sehingga akan banyak libur di akhir pekan.

Libur Nasional :

1. 1 Januari (Kamis) - Tahun Baru 2015
2. 3 Januari (Sabtu) - Maulid Nabi Muhammad SAW
3. 19 Februari (Kamis) - Tahun Baru Imlek 2566 Kongzili
4. 21 Maret (Sabtu) - Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1937
5. 3 April (Jumat) - Wafat Yesus Kristus
6. 1 Mei (Jumat) - Hari Buruh Internasional
7. 14 Mei (Kamis) - Kenaikan Yesus Kristus
8. 16 Mei (Sabtu) - Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
9. 2 Juni (Selasa) - Hari Raya Waisak 2559
10. 17-18 Juli (Jumat-Sabtu) - Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah
11. 17 Agustus (Senin) - Hari Kemerdekaan RI
12. 24 September (Kamis) - Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriah
13. 14 Oktober (Rabu) - Tahun Baru Islam 1437 Hijriah
14. 25 Desember (Jumat) - Hari Raya Natal

Cuti Bersama:

1. 16, 20, dan 21 Juli (Kamis, Senin, Selasa) - Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah
2. 24 Desember (Kamis) - Cuti Bersama Hari Raya Natal


Logo Pemerintah Propinsi Sumatera Barat

Logo Pemerintah Propinsi Sumatera Barat #logo #sumbar #sumaterabarat

Arti Logo Sumatera Barat

ARTI BENTUK
Bentuk perisai persegi lima, melambangkan bahwa propinsi Sumatera Barat adalah merupakan salah satu dari daerah-daerah propinsi dalam lingkungan wilayah negara kesatuan republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

ARTI GAMBAR

  • Rumah Gadang/Balai Adat adalah tempat bermufakat atau tempat lahirnya filsafat alam pikiran Minangkabau yang mashur, demokrasi menurut alur dan patut sebagai lambang konsekwen melakanakan demokrasi.
  • Atap Masjid Bertingkat Tiga dan Bergonjong Satu melambangkan salah satu dari bentuk rumah ibadah yang khas menurut arsitektur alam Minangkabau asli, yang melambangkan agama Islam sebagai salah satu agama yang pada umumnya dipeluk masyarakat.
  • Bintang Segi Lima melukiskan nur cahaya dari pada dasar Ketuhanan Yang Maha Esa.
  • Atap Rumah Gadang/Balai Adat Minangkabau Bergaya Tajam dan Runcing ke Atas merupakan gaya pergas yang tangkas dalam seni bangunan khas alam Minangkabau yang melambangkan sifat rakyatnya yang dinamis, bekerja keras dan bercita-cita luhur untuk mencapai masyarakat adil dan makmur.
  • Empat Buah Gonjong Rumah Adat/Balai Adat dan Sebuah Gonjong Mesjid yang Menjulang Tinggi Keangkasa melambangkan keluruhan sejarah Minangkabau dari zaman ke zaman dalam semboyan kata 'Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabulah '.
  • Gelombang Air Laut adalah suatu lambang dinamika dari masyarakt Minangkabau.

ARTI MOTTO
'Tuah Sakato' berarti sepakat untuk melaksanakan hasil mufakat/musyawarah dan sebagai slogan kata (tanda kebesaran) yang terkandung dalam pribahasa Indonesia 'Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh'

ARTI WARNA
Warna dalam lambang ini berarti/bermakna, Putih berarti suci, Merah Jingga berarti berani, Kuning Emas berarti agung, Hitam Pekat berarti abadi, tabah, ulet/tahan tapo, Hijau Cerah Berarti harapan masa depan.

Logo Pemerintah Propinsi Sumatera Barat

Website : www.sumbarprov.go.id

Logo Pemerintah Kota Makassar

Logo Kota Makassar #logo #makassar

Sekilas Kota Makassar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Kota Makassar (Makassar: dari 1971 hingga 1999 secara resmi dikenal sebagai Ujung Pandang) adalah kota terbesar di kawasan Indonesia Timur dan sekaligus ibu kota provinsi Sulawesi Selatan. Kota ini terletak di pesisir barat daya pulau Sulawesi dan berbatasan dengan Selat Makassar di sebelah barat, Kabupaten Kepulauan Pangkajene di sebelah utara, Kabupaten Maros di sebelah timur dan Kabupaten Gowa di sebelah selatan.

Dari aspek pembangunan dan infrastruktur, kota Makassar tergolong salah satu kota terbesar di Indonesia dan dengan wilayah seluas 199,26 km² dan penduduk lebih dari 1,6 juta jiwa, kota ini berada di urutan kelima dalam hal jumlah penduduk setelah Jakarta, Surabaya, Bandung dan Medan. Secara demografis, kota ini tergolong tipe multi etnik atau multi kultur dengan beragam suku bangsa yang menetap di dalamnya, diantaranya yang signifikan jumlahnya adalah suku Makassar, Bugis, Toraja, Mandar, Buton, Jawa, dan Tionghoa. Makanan khas Makassar yang umum dijumpai di pelosok kota adalah Coto Makassar, Roti Maros, Jalangkote, Kue Tori, Palubutung, Pisang Ijo, Sop Saudara dan Sop Konro.

Arti makna Lambang Kota Makassar

Perisai putih sebagai dasar melambangkan kesucian Perahu yang kelima layarnya sedang terkembang melambangkan bahwa Kota Makassar sejak dahulu kala adalah salah satu pusat pelayaran di Indonesia Buah padi dan kelapa melambangkan kemakmuran Benteng yang terbayang di belakang perisai melambangkan kejayaan Kota Makassar Warna Merah Putih dan Jingga sepanjang tepi perisai melambangkan kesatuan dan kebesaran Bangsa Indonesia Tulisan “Sekali Layar Terkembang, Pantang Biduk Surut Ke Pantai”, menunjukan semangat kepribadian yang pantang mundur.

Logo Kota Makassar
Logo Kota Makassar

Website : Pemerintah Kota Makassar

Logo Pemerintah Kabupaten Subang

Logo Pemerintah Kabupaten Subang

#logo #kabupatenSubang

Makna Lambang Kabupaten Subang

Gambar

Perisai Bersudut Lima
Menggambarkan makna keselamatan negara, bangsa, agama, masyarakat, dan agama

Pohon Beringin Bergelombang 17 Dengan Akar Tunjang Delapan
Menggambarkan aspek sejarah Kabupaten Subang (Kutawaringin); kesatuan bangsa yang berjiwa Pancasila dan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945; pemerintahan sebagai pelindung rakyat; dan pelaksanaan pembangunan daerah bidang material maupun spiritual

Benteng Berkepala Lima Serta Benteng Bagian Bawah Berbata Empat dan Lima di Bawah Pohon Beringin
Menggambarkan Pancasila sebagai landasan idiil dan Undang-undang Dasar 1945 yang berkaitan pula dengan makna pembangunan material dan spiritual

Bintang Kuning Bersudut Lima
Menggambarkan karakteristik masyarakat Kabupaten Subang yang selalu bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan mengangungkan agama.

Teks

"Benteng Pancasila"
Menggambarkan warga Kabupaten Subang yang senantiasa membentengi Pancasila sebagai landasan idiil negara dari pihak-pihak yang akan menyelewengkannya. Teks ini juga menggambarkan tekad masyarakat Kabupaten Subang untuk menjadikan Pancasila sebagai benteng mental dalam mencapai masyarakat adil dan makmur yang diridoi Tuhan yang Maha Esa

“Karya Utama Satya Negara”
Menggambarkan keutamaan karya untuk kepentingan negara, bangsa, dan agama

Warna

Kuning mas pada pinggir perisai, pinggir pohon beringin, dan garis pinggir benteng, serta bintang
Menggambarkan keluhuran budi dan kebesaran jiwa

Hijau tua pada dasar perisai
Menggambarkan kesuburan tanah

Coklat
Menggambarkan kawasan pedataran

Hijau muda
Menggambarkan kawasan pegunungan

Biru
Menggambarkan kawasan pantai

Logo Pemerintah Kabupaten Subang
Logo Pemerintah Kabupaten Subang

Website : Pemkab Subang

Logo SMKN 2 Bandung

Logo SMK Negeri 2 Bandung

Website : SMKN 2 Bandung

Tentang SMKN 2 Bandung

Sejarah

Berdasarkan dari Surat Putusan Menteri Pendidikan, Pengadjaran, dan Kebudajaan No.3835/B.II.1951 tertanggal 30 Agustus 1951, diputuskan untuk dibuka : Sekolah Teknik Menengah (STM) Negeri (Bagian Bangunan, Mesin, dan Listrik).

Maka berdasarkan surat keputusan tersebut didirikanlah STM Negeri I Bandung pada tahun 1951 di Jl. DR.Wahidin No.2 Bandung yang dipimpin oleh : W.G. Zweekhorst.

Berdasarkan surat keputusan Kepala Kanwil Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Barat No.148/I02.Kep/R.77 tertanggal 16-12-1977, memutuskan untuk memindahkan STM Negeri I Bandung ke Jalan Ciliwung No. 4 Bandung.

Pada saat itu di Jalan Ciliwung no.4 pada awalnya adalah sebuah ST Negeri 1 yang didirikan sejak zaman Belanda (tahun tidak tercatat) dan STM Negeri IV Bandung.

Kemudian STM Negeri IV Bandung dipindahkan ke Jalan Buah Batu Bandung.

Kepindahan STM Negeri 1 Bandung secara bertahap mulai tahun ajaran 1978/1979 dan secara keseluruhan berakhir pada tahun ajaran 1979/1980 secara resmi STM Negeri 1 Bandung pindah dari Jl. DR.Wahidin No.2 ke Jalan Ciliwung no.4 Bandung.

Perubahan nama dari STM Negeri 1 menjadi SMK Negeri 2 Bandung berdasarkan SK Mendikbud no.036/O/1997, bulan Oktober 1997, angka indek 1,2,3 dst adalah diambil dari umur sekolah dihitung dari sejak berdirinya sekolah.

Lokasi SMKN 2 Bandung

Logo SMKN 2 Bandung

Logo SMK Negeri 2 Bandung

Logo SMAN 2 Yogyakarta

Logo SMAN 2 Yogyakarta

Website : SMAN 2 Yogyakarta

Tentang SMAN 2 Yogyakarta

Sejarah

SMA Negeri 2 Yogyakarta didirikan oleh Yayasan Pembinaan Kesejahteraan Persatuan Orangtua Murid dan Guru (YPK POMG) dan diberi nama SMA YPK, dengan Akte Notaris R.M. Wiranto, tertanggal 14 Agustus 1963 Nomor: 17 yang bertempat pertama kali di SMP Negeri 6 Yogyakarta.

Berkat bantuan Bapak Purwaka, S.H. yang waktu itu menjabat sebagai Kepala Inspeksi SMA, maka sebaiknya SMA YPK dijadikan dahulu sebagai filial salah satu SMA negeri yang ada. Dengan Surat Keputusan Perwakilan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan DIY tanggal 15 September 1964 No. 36/C1.UM/64, maka SMA YPK dijadikan filial SMA Negeri 1 Yogyakarta. Untuk keseragaman dengan induknya, dari SMA Negeri 1 Yogyakarta dikirim empat orang guru untuk memberikan bimbingan dan memudahkan untuk mengadakan penyesuaian dengan SMA-SMA negeri yang ada.

Meskipun tanpa gedung sendiri, penegeriannya dapat terlaksana juga dengan SK Menteri Pendidkan dan Kebudayaan Republik Indonesia tanggal 17 Juli 1965 No. 96/SA/B/III/65-66 dan sebagai Kepala Sekolah ditunjuk Bapak Drs. Soemardji.

Lokasi SMAN 2 Yogyakarta

Logo SMAN 2 Yogyakarta

Logo SMAN 2 Yogyakarta

Logo Akademi Kepolisian [AKPOL]

Logo Akpol, Akademi Kepolisian Indonesia

Akademi Kepolisian

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Akademi Kepolisian atau sering disingkat Akpol adalah sebuah lembaga pendidikan untuk mencetak perwira Polri. adalah unsur pelaksana pendidikan pembentukan Perwira Polri yang berada di bawah Kalemdikpol. Berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 21 Tahun 2010 Akpol bertujuan menyelenggarakan pendidikan pembentukan Perwira Polri tingkat Akademi. Lama pendidikan 4 tahun dengan output pangkat Inspektur Dua Polisi. Pendekatan pendidikan melalui metode pembelajaran, pelatihan dan pengasuhan.

Logo Akademi Kepolisian

Website : akpol.ac.id

Top