Logo Sekolah Tinggi Desain Indonesia

3:51 AM 0
Sekolah Tinggi Desain Indonesia Logo STDI

#logo #desain

Sejarah STDI

Didirikan pada tahun 1995, Sekolah Tinggi Desain Indonesia (STDI) menyelenggarakan pendidikan desain dengan peminatan Desain Interior, Desain Komunikasi Visual dan Desain Komunikasi Fashion. Melalui program pendidikan strata satu (S1) terakreditasi, STDI telah meluluskan sarjana-sarjana desain yang kreatif, mandiri dan mampu bersaing dalam dunia industri kreatif.

Visi :

Menjadikan Sekolah Tinggi Desain Indonesia (STDI) sebagai perguruan tinggi yang melakanakan mandat budaya di bidang seni rupa dan desain, dengan menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, serta pengabdian masyarakat) berdasarkan nilai-nilai ke-Kristenan, etika moral yang universal, dan berasaskan Pancasila.

Misi :

  • Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan serta tata kehidupan kampus yang beriman dan berkarakter sebagai masyarakat ilmiah (scientific community) dan masyarakat belajar (learning society) melalui proses belajar mengajar yang mampu membentuk kecakapan hidup atau life skill pada lulusannya.
  • Menyelenggarakan penelitian yang mampu menemukan, mengembangkan, menyebarluaskan keilmuan dalam bidang seni rupa dan desain untuk mendukung pembangunan daerah dan nasional, serta berkontribusi terhadap pemecahan masalah di tingkat lokal, regional dan internasional.
  • Menggali dan mengolah kekayaan kearifan lokal seni budaya Indonesia sebagai ciri pendidikan desain di STDI.
  • Membina kerjasama dengan lembaga pendidikan dan dunia usaha dalam dan luar negeri guna meningkatkan mutu pendidikan STDI.
  • Membangun tata kelola lembaga yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan efektif.

Program Studi Desain Interior mempersiapkan peserta didik untuk menjadi profesional di bidang rancang bangun interior maupun produk interior. Lulusan Desain Interior STDI diarahkan untuk dapat berperan sebagai: interior designer dan interior product designer. Program studi Desain Interior sudah terakreditasi BAN-PT.

Program Studi Desain Komunikasi Visual mempersiapkan peserta didik untuk menjadi profesional di bidang rancang grafis berbasis kepakaran dalam bidang concept art.

Lulusan Desain Komunikasi Visual STDI diarahkan untuk dapat berperan sebagai: graphic designer, concept artist, dan illustrator
Program studi Desain Komunikasi Visual sudah terakreditasi BAN-PT.

Program Studi Desain Komunikasi Fashion mempersiapkan peserta didik untuk menjadi profesional di bidang fashion.

Lulusan Desain Komunikasi Fashion STDI diarahkan untuk dapat berperan sebagai: fashion designer, fashion merchandiser, fashion illustrator, fashion photographer, fashion stylist maupun fashion journalist.

Program studi Desain Komunikasi Fashion adalah bagian dari peminatan Desain Komunikasi Visual.

Sekolah Tinggi Desain Indonesia Logo STDI

Sekolah Tinggi Desain Indonesia Maps

Jl. Wastukencana No. 52
Bandung, Jawa Barat 40116
Indonesia

Website : Sekolah Tinggi Desain Indonesia

Logo Dunkin Donuts

6:02 PM 0
Logo Dunkin Donuts

#logo

Dunkin Donuts Logo Transparat

Sejarah Dunkin Donuts

In 1948, William Rosenberg opened Open Kettle, a restaurant selling donuts and coffee in Quincy, Massachusetts; in 1950, the restaurant was given the name Dunkin' Donuts.[8] Rosenberg conceived of the idea for the restaurant after his experiences selling food in factories and at construction sites, where donuts and coffee were the two most popular items. The restaurant was successful, and Rosenberg sold franchises of Dunkin' Donuts to others starting in 1955.

In 1963, Rosenberg’s son Robert became CEO of the company at the age of 25. In that same year, Dunkin’ Donuts opened its 100th location. Dunkin' Donuts was at the time a subsidiary of Universal Food Systems, a portfolio of 10 small food service businesses. And Dunkin' Donuts locations varied greatly, with some selling full breakfasts and other food and others serving only donuts and coffee.

In the following years, the other businesses in the Universal Food Systems portfolio were sold or closed, and the company was renamed to Dunkin' Donuts. The menu and shop format were standardized, and various new menu items were introduced. In 1990, Allied Lyons, which already owned Baskin-Robbins, purchased Dunkin' Donuts, and the two restaurants merged operations. By 1998, the brand had grown to 2,500 locations worldwide with $2 billion in annual sales. In 2004, the company's headquarters were relocated to Canton, and in December 2005, Dunkin' Donuts and Baskin-Robbins were sold as Dunkin' Brands to a consortium of three private-equity firms: Bain Capital Partners, the Carlyle Group and Thomas H. Lee Partners.

in 2006, Dunkin' Donuts began using the slogan "America Runs on Dunkin'" which continues to be used in many advertisement campaigns. By 2010, Dunkin' Donuts' global system-wide sales were $6 billion. In 2012, Dunkin' Donuts launched an application for payment and gifting for iPhone, iPod touch, and Android smartphones

wikipedia

Website : Dunkin Donuts Indonesia

Logo Karang Taruna

12:26 AM 0
Logo Karang Taruna - Logodesain

#logo

Karang Taruna

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Karang Taruna adalah organisasi kepemudaan di Indonesia. Karang Taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda nonpartisan, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat khususnya generasi muda di wilayah Desa / Kelurahan atau komunitas sosial sederajat, yang terutama bergerak dibidang kesejahteraan sosial.

Sebagai organisasi sosial kepemudaan Karang Taruna merupakan wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomis produktif dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia dilingkungan baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam yang telah ada.

Sebagai organisasi kepemudaan, Karang Taruna berpedoman pada Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga di mana telah pula diatur tentang struktur penggurus dan masa jabatan dimasing-masing wilayah mulai dari Desa / Kelurahan sampai pada tingkat Nasional. Semua ini wujud dari pada regenerasi organisasi demi kelanjutan organisasi serta pembinaan anggota Karang Taruna baik dimasa sekarang maupun masa yang akan datang.

Karang Taruna beranggotakan pemuda dan pemudi (dalam AD/ART nya diatur keanggotaannya mulai dari pemuda/i berusia mulai dari 11 - 45 tahun) dan batasan sebagai Pengurus adalah berusia mulai 17 - 35 tahun.

Karang Taruna didirikan dengan tujuan memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada para remaja, misalnya dalam bidang keorganisasian, ekonomi, olahraga, ketrampilan, advokasi, keagamaan dan kesenian.

Logo Karang Taruna
Logo Karang Taruna BW

Website :

Logo Persija Jakarta

7:00 PM 0
Logo Persija Jakarta

#logo

Persija Jakarta

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Persija (singkatan dari Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Jakarta. Persija saat ini berlaga di Liga Super Indonesia.

Persija didirikan pada 28 November 1928, tepat sebulan setelah Sumpah Pemuda, dengan cikal bakal bernama Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ). VIJ merupakan salah satu klub yang ikut mendirikan Persatuan sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan keikutsertaan wakil VIJ, Mr. Soekardi dalam pembentukan PSSI di Societeit Hadiprojo Yogyakarta, Sabtu-19 April 1930.

Klub ini mendapatkan perhatian yang besar dari Mantan Gubernur Jakarta, Sutiyoso yang merupakan Pembina Persija. Kelompok pendukungnya bernama The Jakmania.

Logo Persija Jakarta

Sejarah Persija Jakarta

Pada zaman Hindia Belanda, nama awal Persija adalah VIJ (Voetbalbond Indonesische Jacatra). Pasca-Republik Indonesia kembali ke bentuk negara kesatuan, VIJ berganti nama menjadi Persija (Persatuan sepak bola Indonesia Jakarta). Pada saat itu, NIVU (Nederlandsch Indisch Voetbal Unie) sebagai organisasi tandingan PSSI masih ada. Di sisi lain, VBO (Voetbalbond Batavia en Omstreken) sebagai bond (perserikatan) tandingan Persija juga masih ada.

Terlepas dari takdir atau bukan, seiring dengan berdaulatnya negara Indonesia, NIVU mau tidak mau harus bubar. Mungkin juga karena secara sosial politik sudah tidak kondusif (mendukung). Suasana tersebut akhirnya merembet ke anggotanya, antara lain VBO. Pada pertengahan tahun 1951, VBO mengadakan pertemuan untuk membubarkan diri (likuidasi) dan menganjurkan dirinya untuk bergabung dengan Persija.

Dalam perkembangannya, VBO bergabung ke Persija. Dalam turnamen segitiga persahabatan, gabungan pemain bangsa Indonesia yang tergabung dalam Persija "baru" itu berhadapan dengan Belanda dan Tionghoa. Inilah hasilnya: Persija (Indonesia) vs Belanda 3-3 (29 Juni 1951), Belanda vs Tionghoa 4-3 (30 Juni 1951), dan Persija (Indonesia) vs Tionghoa 3-2 (1 Juli 1951). Semua pertandingan berlangsung di lapangan BVC Merdeka Selatan, Jakarta.

Website :